Sel panas sintesis (juga dikenal sebagai kotak pelindung sintesis atau sel panas) adalah peralatan inti dalam proses produksi radiofarmaseutikal.lingkungan, dan produk itu sendiri.
1Perisai radiasi
Ini adalah fitur yang paling penting. Sel panas harus secara efektif melindungi sinar gamma energi tinggi atau neutron yang dipancarkan oleh radionuklida di dalam
- Bahan:
- Ketebalan:
2.
Pengekangan, Tekanan Negatif & Filtrasi HEPA
- Pengendalian:
- Sistem tekanan negatif:
- Filtrasi HEPA:
3.
Remote Manipulasi & Otomasi
Karena kontak langsung tangan dengan barang-barang internal tidak mungkin, sel panas dilengkapi dengan berbagai alat penanganan jarak jauh:
Manipulator:
- Sistem Otomasi Lengkap:
4.
Perlindungan Produk & Lingkungan Aseptik
Obat-obatan radiofarmaceutical disuntikkan ke dalam tubuh manusia dan harus memenuhi standar yang ketat untuk menjadi steril dan bebas dari pirogen.
- Lingkungan internal:
- Sistem Transfer:
- Bahan permukaan:
5.
Layar Tampilan Perisai
Untuk memungkinkan operator melihat proses internal dengan jelas:
- Jendela kaca timah:
6.
Integrasi Utilitas
Sel panas mengintegrasikan semua antarmuka utilitas yang diperlukan untuk produksi:
- Listrik:
- Pneumatik:
- Vakum:
- Pendinginan/Ventilasi:
- 7Sistem Pemantauan dan Keamanan
- Pemantauan Radiasi:
- Pemantauan Tekanan:
- Pemantauan suhu/asap:
- Penguncian:
Ringkasan
Sel panas sintesis radiopharmaceutical adalah sistem rekayasa yang sangat kompleks yang mengintegrasikan perisai radiasi kekuatan tinggi, penahanan absolut, operasi jarak jauh / otomatis,dan kontrol sterilSemua desainnya difokuskan pada satu tujuan inti:untuk secara efisien dan dapat diandalkan memproduksi farmasi radioaktif yang memenuhi standar kualitas Good Manufacturing Practice (GMP) yang ketat sambil melindungi personel dan lingkungan dengan aman.
Tren dalam pengembangan sel panas modern adalah menuju integrasi, otomatisasi, dan modularisasi yang tinggi, yang merangkum langkah-langkah sintesis kimia yang kompleks dalam sistem "kotak hitam".Hal ini secara signifikan mengurangi kompleksitas operasional dan risiko paparan radiasi untuk personel.

